Sia-sia by.Chairil Anwar
Penghabisan kali itu kau datang
Membawa kembang berkarang
Mawar merah dan melati putih
Darah dan suci.
Kau tebarkan depanku
Serta pandang yang memastikan: Untukmu.
Sudah itu kita sama termangu
Saling bertanya: Apakah ini?
Cinta? Keduanya tak mengerti.
Sehari itu kita bersama. Tak hampir-menghampiri.
Ah! Hatiku yang tak mau memberi
Mampus kau dikoyak-koyak sepi.
*bicara pada diri sendiri
Advertisement
Categories: Uncategorized
Uwabeeessss
mantabh merahnya tulis kk -eddy- di twitter
saya ndak ngerti mas d
, sek tak ndelok twitter